Review Garmin Colorado 300i

Artikel ini berisi review Garmin Colorado 300i dari sisi pribadi saya sebagai pengguna GPS handled untuk kegiatan lapangan ringan, jadi hanya saya gunakan untuk mengambil titik dan perekaman rute saja, tidak sampai saya gunakan untuk mengkalkulasi area.

GPS Garmin Colorado 300i ini memang barang lama, mulai dipasarkan sekitar tahun 2008 dan sekarang sudah discontinued. Namun, percayalah bahwa perkembangan teknologi di bidang GPS, terutama untuk keperluan sipil itu tidak secepat smartphone.

Jadi, teknologi yang disematkan dalam Garmin Colorado 300i ini sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan survey lapangan di tahun 2018. Teknologi 10 tahun lalu yang masih bisa digunakan dengan baik dan masih relevan.

Saya mendapatkan Garmin Colorado 300i ini dalam kondisi bekas, dengan harga yang jauh lebih murah dari Garmin Etrex 10 bekas sekalipun, namun dalam kondisi yang masih baik. Walaupun hanya berupa unit GPS saja tanpa kelengkapan lain, namun saya juga hanya memerlukan unit GPS saja.

Dibandingkan memilih Garmin seri Oregon, saya lebih memilih seri Colorado. Tentu saja pertimbangannya adalah layar sentuh. Yap, bukanlah hal yang menyenangkan ketika harus melepas sarung tangan di tengah udara dingin hanya untuk menyentuh layar GPS. Tombol fisik menurut saya lebih baik dan jauh lebih nyaman.

Ukuran, Berat, dan Material

Ukurannya kecil dan pas digenggaman tangan saya, dengan dimensi 14 x 6,1 x 3,6 cm. Berat tanpa baterai adalah 167 gram, sangat ringan untuk sekedar digantung di strap dada anda.

Disandingkan dengan Xiaomi Redmi Note 2 yang memiliki ukuran layar 5,5″

Untuk foto di atas, saya sejajarkan dengan Xiaomi Redmi Note 2 yang memiliki layar 5,5 inch. Untuk material berupa campuran antara logam dan plastik keras, di beberapa bagian terbalut oleh karet hitam dan empuk untuk mengurangi efek benturan.

Walaupun telah memiliki sertifikasi IPX7 yang artinya bisa berada di dalam air dengan kedalaman kurang dari 1 meter dalam waktu maksimal 30 menit. Namun pada beberapa forum, saya menemukan adanya isu tentang kemapuan Garmin Colorado ketika di dalam air. Untuk amannya, lebih baik tetap jauhkan dari air, ya minimal kena guyuran hujan deras saja lah, jangan sampai terendam.

Bisa digunakan pada suhu -20 C hinggga 70 C, jadi mau dibawa sampai ke everest atau sauna masih aman.

Baca Juga :  Pasar Lodra Jaya, Pasar yang Katanya Kekinian di Banjarnegara
Saya mendapatkan carabiner clip untuk dashboard mobil sebenarnya, namun bisa dilepas dan dijadikan carabiner clip untuk digantung di strap dada. Harganya murah, hanya 80 ribuan

Untuk seri Garmin Colorado, pada bagian unit tidak disediakan satu lubang pun untuk menautkan tali atau sejenisnya. Hal ini diganti dengan menggunakan clip yang dipasangkan pada bagian belakang unit. Nha, baik tali atau carabiner bisa ditautkan pada clip ini.

LAYAR

Layarnya sendiri lebar bila melihat jajaran produk garmin di kelasnya, yaitu 1,53″ x 2,55″ dengan Color TFT resolusi 240 x 400 piksel. Dimana resolusinya jauh lebih baik dibandingkan Garmin seri 60 atau 70, namun imbasnya adalah ke penggunaan daya yang sedikit lebih boros.

Terkadang harus menggunakan tangan untuk menutupinya dari terik matahari secara langsung.

Teknologi lama, jadi dalam kondisi kecerahan maksimal, ketika digunakan di bawah terik matahari harus sembari ditutupi telapak tangan.

TOMBOL DAN I/O

Dengan antena yang menonjol ke atas, desain pada bagian depan juga sangat saya suka. Minimalis namun tetap fungsional. Total hanya ada 4 tombol di Garmin Colorado 300 ini, yaitu (1) tombol power, (2) Rock n Roller, (3) Left Soft Key, dan (4) Right Soft Key.

Rock n roller ini memiliki 5 tombol sekaligus 2 arah putar, sangat fungsional untuk mengoperasikan garmin colorado 300 ini.

Untuk tombol Rock n Roller sendiri memiliki beberapa navigasi turunan, yaitu (1) memutar roda ke kiri atau ke kanan, (2) tombol 4 arah, dan (3) tombol OK. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada ilustrasi berikut. Untuk tombol tengah, bila kita menekan beberapa saat, maka secara otomatis akan menjadi fungsi “mark” atau mengambil waypoint pada titik saat itu.

Mengetik text juga menggunakan dial dari rock n roller, repot? agak sih

Lalu untuk I/O, ada 2 lubang saja, yaitu (1) USB 5 pin, dan (2) Kabel antena GPS eksternal. Keduanya tertutupi oleh karet pengaman sesuai dengan sertifikasi IPX7.

Kabel USB 5 pin ini sangat berguna untuk mengunggah dan mengunduh data dari Garmin Colorado 300.

Di bagian dalam, terutupi oleh cover belakang, terdapat slot SD card yang bisa digunakan untuk menyimpan data, baik berupa peta, rute, track, waypoint, gambar, dan sebagainya.

PETA

Unit yang saya dapatkan adalan Colorado 300i, artinya dikhususkan untuk penjualan di Indonesia. Sehingga dalam paket penjualannya akan disertakan peta Bluechart untuk Indonesia, cocok untuk Anda yang sering berlayar di perairan Indonesia.

Saya juga telah menambahkan sendiri peta untuk Indonesia yang saya dapatkan secara gratis dari navigasi.net, untuk versi 3.50 sudah terdapat jalur TOL hingga surabaya. Karena saya memilih peta dengan topografi, maka ukurannya menjadi sekitar 350 mb.

Baca Juga :  Pasar Lodra Jaya, Pasar yang Katanya Kekinian di Banjarnegara
Karena SD card saya sudah untuk kamera, maka untuk Garmin Colorado ini saya menggunakan micro SD yang disambungkan dengan adapter SD card, dengan kapasitas 2 GB, itu sudah jauh lebih dari cukup untuk sekedar menampung waypoint dan rute yang akan direkam.

Secara default, Garmin Colorado 300i ini bisa membaca peta dengan nama gmapbmap.img, gmapprom.img, dan gmapsupp.img. Untuk nama selain itu, saya belum mencobanya.

Ketika peta yang digunakang memiliki manajemen POI yang baik, maka bagian ini akan sangat berguna bagi anda dikala google maps colaps atau fakir kuota.

SATELIT GPS DAN AKURASI

Karena ini adalah teknologi di tahun 2008, jadi sinyal satelit yang mampu ditangkap hanyalah GPS saja, untuk GLONASS belum bisa ditangkap. Untuk akurasi sudah cukup baik menurut saya jika hanya untuk kebutuhan survey ringan, atau bahkan hanya sekedar penunjuk jalan. Untuk angka terkecil yang sering saya dapatkan adalah 3 meter.

Walaupun tanpa bantuan GLONASS, akurasi terbaik di luar ruangan adalah 3 meter. Jika berada di bawah kanopi yang cukup rapat, berkisar antara 5-7 meter ketika digunakan untuk bergerak, jika diam maka akan lebih baik.

Jika menurut pada manual, akurasi Garmin Colorado 300i adalah 3-5m, kecuali jika berada di daerah Amerika Utara lalu mengaktifkan mode WASS, maka bisa didapatkan angka kurang dari 3 meter tanpa antena tambahan.

Tampilannya dari dulu ya gini gini aja, informatif namun ya old school lah desain dan tampilanya, hehehe

Saya ketika hendak mengambil titik, atau waypoint juga selalu menunggu hingga angka 3 meter didapatkan, toleransi ya maksimal 6 meter, namun jika kondisi tidak memungkinkan, rasanya di bawah 10 meter itu sudah lumayan dari pada tidak ada sama sekali.

SENSOR

Saat membaca-baca petunjuk manualnya, disebutkan bahwa Garmin Colorado 300i memiliki sensor kompas dan altimeter, keduanya elektronik, jadi kalibrasi sesekali diperlukan.

Kompas elektroniknya sangat membantu dan sangat mudah untuk dikalibrasi

Untuk kompas sendiri bisa menunjukkan arah angin tanpa kita harus bergerak, sedangkan untuk altimeter saya belum berani menggunakanya untuk mendapatkan data ketinggian. Proses kalibrasi yang harus memasukkan angka secara manual, biasanya berubah kembali karena bisa saja GPS mengambil data ketinggian dari datum yang saya tidak tahu apakah menganut geosphere atau geoid.

Termometernya bekerja dengan baik, ketika saya sandingkan dengan accu wheater, hanya selisih 1 derajat saja sesekali.

Selain dari 2 sensor tersebut, rupanya Garmin Colorado 300i ini memiliki sensor untuk membaca suhu udara. Sangat cocok bagi Anda yang ingin pamer betapa dinginnya suhu udara di puncak gunung. Sejauh ini, ketika memakai termometer ini, tidak perlu saya kalibrasi, secara otomatis sudah bisa menunjukkan suhu lingkungan.

FITUR

Sebenarnya saya paling males kalau mau menuliskan fitur di GPS Garmin, karena ya isinya itu-itu saja, tidak jauh beda antara seri yang satu dengan seri lainnya. Kalaupun beda, paling hanya karena terkait perangkat keras yang digunakan.

Fiturnya garmin ya gitu itu….hahaha nanti baca manualnya saja yak

Ya fiturnya ya gitu itu, seperti pasang naik dan pasang surut, kalender bulan untuk mancing, stopwatch, kalkulator, navigasi, geocache, dan lain-lain. Nanti dibaca saja di manual yang saya sematkan di bagian akhir artikel.

Baca Juga :  Pasar Lodra Jaya, Pasar yang Katanya Kekinian di Banjarnegara

Oh iya, fitur yang sering saya pakai adalah waktu untuk mengetahui jam matahari terbit dan tenggelam. Sangat berguna bagi saya penyuka fotografi landscape.

BATERAI

Untuk baterai menggunakan 2 buah baterai AA, dituliskan bahwa penggunaan dengan baterai alkaline bisa selama 15 jam. Mungkin jika Anda menggunakan baterai AA seperti seri enelopp dengan kapasitas satuan adalah 2400 mAh, rasanya bisa lebih dari 15 jam.

Saya ada eneloop dengan kapasitas 2400 mAh per baterainya, namun belum pernah saya hitung sampai habis

Sepertinya bagian layar memakan cukup banyak energi, bisa disiasati dengan mengaktifkan idle timeout untuk layar. Lalu juga bisa dengan menonaktifkan kompas untuk lebih menghemat daya.

Setidaknya dengan membawa baterai AA 8 butir sudah bisa lebih dari cukup untuk kebutuhan pendakian selama 4 hari.

MANUAL BOOK

Untuk buku petunjuk manualnya, bisa diunduh melalui tautan resmi dari garmin.

KELEBIHAN dan KEKURANGAN

Saatnya untuk mengupas kelebihan dan kekurangannya, sejauh saya memakainya

+ layar lebar dan ukuran ideal
+ Rock n Roller sangat membantu pengoperasian perangkat GPS
+ Tombol sedikit namun tetap fungsional
+ Resolusi layar tinggi di kelasnya
+ Bisa berbagi data secara wireless ke sesama Colorado
+ Memory internal 0,5 Gb, bisa ditambah SD card juga
+ zoom in dan zoom out peta relatif cepat, kecuali untuk skala kecil, perlu sedikit bersabar.
+ Kompatibel dengan software Garmin Basecamp
+ Kabel data USB 5 pin mudah dan murah untuk ditemukan di toko komputer.
+ Sudah memiliki sensor kompas, altimeter, dan termometer
+ Akurasi sudah bagus, biasanya 3-5 m dalam waktu 1-2 menit bisa dicapai

– Baterai tergolong boros untuk ukuran GPS handheld
– Isu IPX7 yang banyak dialami pengguna Colorado
– Layar yang sulit terbaca di bawah terik matahari
– harus menggunakan clip carabiner ketika akan menggantungkannya

Mungkin itu saya yang saya rasakan ketika menggunakan Garmin Colorado 300i ini, sebenarnya ada banyak fitur lainnya yang ada dalam perangkat ini namun tidak saya bahas di sini, lha wong itu-itu saya fitur dari garmin, hahahaha. Baca saja manualnya.

Yup, sudah siap ini untuk jalan-jalan ke Puncak Gunung Lawu dari Candi Cetho

Pokoke sekarang kalau naik gunung atau berlayar, wes gak usah takut nyasar, selama ada baterai dan langit, GPS akan memandumu ketika engkau sendirian.

Salam navigasi

8 COMMENTS

  1. Gan mau tanya colorado 300i saya ko tanggalnya tetep di tahun 1999 ya..mohon bantuan cara settingnya gan..
    Satu lagi klo cara menampilkan fitur 3d di colorado gimana ya apakah bisa?

    • Sudah klik save saat di pengaturan tanggal dan waktu? Setahu saya ketika sudah dapat sinyal, maka jam tanggal akan mengikuti GPS.

      Belum bisa untuk map 3D gan, solusinya ya pakai peta kontur saja.

    • awkawk aku kok jadi ikutan sedih….
      aku udah nyari di situs-situs jual beli luar negeri, terutama yang khusus garmin, dan hasilnya, nothing.
      sudah tidak diproduksi lagi… huaaa huaa huaaaa
      nanti kalau ada info, saya kabari lagi gan,

Ambil hanya informasi, tinggalkan hanya komentar. Silahkan berbijak hati untuk mengisi kolom komentar. Salam